Seksologi

Seksologi dr Oka Negara, FIAS

Trauma Tak Bisa Puaskan Mantan Suami, Janda Muda Gelisah

Minggu, 07 Juli 2019 | 09:52 WITA

beritabali.com/ilustrasi/net

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Tanya: "Dok, Namaku Nia, aku pernah menikah. Tetapi sudah berpisah karena mantan suami gemar cari perempuan bayaran lewat online, katanya aku tidak bisa memuaskan dia. Dia sangat suka ML dok, aku sampai kewalahan. Tapi itu sudah lalu, Dok. Sekarang aku sedang serius menjalin hubungan dengan seorang laki-laki yang belum pernah menikah. Niatnya kami segera menikah. Dengan dia, aku belum pernah ML. Ada sedikit kekhawatiran aku, untuk memulai hubungan romantisme seksual lagi nantinya setelah menikah. Bayangan masa lalu, bayangan aku yang tidak bisa memuaskan suami, dan berbagai ketegangan lain mengganggu aku. Ada tips yang bisa aku lakukan, Dok?” (Nia, Solo, 23th)

Pilihan Redaksi

  • Sejumlah SMP di Tabanan Terima Siswa Melebihi Juknis
  • Sutopo Purwo, Sang Pembawa Informasi Kebencanaan Itu Berpulang
  • Kisruh Zonasi PPDB dan Rasa Keadilan Bagi Masyarakat
  • Suami Kewalahan Hadapi Istri Yang Hiperseks
  •  
    Jawab: Mari fokus dengan masa sekarang dan masa depan. Kini seseorang telah menanti Anda untuk menjadikan Anda seorang yang sangat spesial baginya, tempat baginya untuk mendapatkan kenyamanan dan segala kesenangan, termasuk merasakan kehangangatan seksual dari Anda. Apa yang harus Anda perhatikan? Ini ada beberapa tips dan bekal, mana yang boleh dan mana yang tidak boleh dilakukan.
     
    Persiapan adalah segalanya
     
    Persiapan adalah kata kuncinya. Walaupun Anda sudah pernah melakukan hubungan seksual sebelumnya dengan partner lain, bukan jaminan kalau yang sekarang semua serba mudah. Pastikan bahwa Anda benar-benar merasa ini adalah waktu yang tepat, tempat yang tepat dan stamina yang benar-benar bugar di saat melakukan hubungan seksual “pertama” ini. Termasuk perhatikan kebersihan diri dan alat kelamin Anda. Persiapan ini buat mengeliminasi kegagalan memulai hubungan seksual pertama dengan pasangan baru.
     
    Harus rileks
     
    Orang yang sukses dalam hubungan seksualnya adalah yang benar-benar rileks. Rangsangan seksual dan bangkitan seksual akan lebih maksimal jika Anda dalam keadaan rileks dan tidak ada ketegangan. Buanglah semua pikiran dari urusan kantor, kerjaan, rumah, hutang, termasuk buang pikiran buruk tentang masa lalu pasangan Anda. Rileks, dan nikmati apa yang ada di hadapan Anda. Ya, nikmatilah kebersamaan Anda dengan pasangan Anda.
     
    Lebih kreatif
     
    Pasangan Anda adalah orang yang spesial. Untuk orang yang spesial, bikin suasana yang benar-benar spesial juga. Dan Anda perlu lebih kreatif lagi. Kreatif dalam mempersiapkan tempat dan suasana yang lebih menggairahkan. Semua tergantung kepribadian Anda dan pasangan Anda. Kreatiflah menciptakan suasana yang seksi buat mengawali semuanya. Ada yang suka candle light dinner yang romantis, ada yang senang suasana pedesaan di bukit yang tenang dan dingin, ada yang senang dengan suasana gemerlap malam sambil clubbing, atau ada yang senang dengan hal sederhana di rumah saja. Tentu saja itu buat mengantarkan Anda ke tahapan foreplay yang lebih seru. Pastikan Anda memanfaatkan foreplay ini sebagai pemicu dahsyat ke tahapan “main course” di babak utama hubungan seksual. Tidak ada salahnya berlama-lama buat ber-foreplay, dan pastikan kemudian detik demi detik hubungan seksual Anda menjadi penuh gairah. 
     
    Jangan Pernah Membandingkan
     
    Jika Anda selalu mencoba membandingkan pasangan Anda dengan mantan Anda, atau Anda ingin membandingkan diri Anda dengan mantan pasangan Anda, apapun alasannya, sesungguhnya Anda sedang merencanakan sebuah kegagalan dalam hubungan seksual Anda. Walaupun akhirnya hubungan seksual bisa dijalankan, tapi akan terasa banyak tekanan karena ada bayang-bayang orang lain di antara Anda berdua. Demikian juga, salah sebut adalah hal fatal dalam memulai hubungan seksual Anda yang pertama. Tentu saja yang tak termaafkan adalah justru ketika Anda menyebut pasangan Anda dengan nama mantan Anda. Itu fatal.
     
    Jangan Paksakan Diri Jika Tidak Suka
     
    Maksudnya, bukan tidak suka dengan pasangan, tetapi tidak suka dengan kondisi yang terjadi. Ini biasanya karena semua tidak dikomunikasikan dengan baik atau ingin membuat kejutan. Bisa saja terjadi. Misalnya pasangan Anda tiba-tiba membuat kejutan dengan berpakaian seksi dan supermini untuk menarik minat Anda berhubungan seksual, tetapi Anda malah menanggapinya sebagai perempuan nakal dan bandel yang membuat Anda

    Pilihan Redaksi

  • Isi Iklan Tidak Sesuai Fungsi Produknya Dianggap Merugikan Konsumen
  • Korban Penderita HIV AIDS dari IRT Meningkat Ditularkan Suami Gonta-Ganti Pasangan
  • Sebut Tatanan Kota Denpasar Carut Marut, Popo Danes: Isinya Deretan Toko Semua
  • Ombudsman Bali Terima Banyak Laporan Penyimpangan PPDB SMA
  • Jaksa Tuntut 5 Tahun Janda Satu Anak Terciduk Ambil Tempelan 0,11 Gram Sabu
  • hilang mood untuk berhubungan seksual. Turning off. Jangan dipaksakan dan sampaikan keberatan Anda, perbaiki lagi komunikasi seksual Anda dan coba lagi dari awal.
     
    Jangan Berhenti Jika Gagal
     
    Tidak semuanya berjalan ideal. Bisa jadi hubungan seksual pertama yang Anda mulai lagi juga mengalami kegagalan. Gangguan telfon dari atasan, kabar orang tua sakit, hambatan di jalan, hujan deras, hingga kegagalan dari pasangan sendiri yang tidak siap, atau malah kita yang tidak siap, itu hal biasa. Jangan kecewa dan jangan berhenti. Coba lagi dari awal.
     
    Akhiri dengan afterplay yang manis
     
    Hubungan seksual yang memuaskan tidak sekedar mendapatkan orgasme yang maksimal, tetapi juga diakhiri dengan afterplay yang manis dan berkesan. Bikinlah kesan hubungan seksual yang telah dilakukan dengan pujian dan sentuhan yang hangat, bahwa hubungan seksual yang baru dilakukan begitu menyenangkan dan pasangan Anda adalah orang yang sangat spesial di hati. Pujian di akhir hubungan seksual akan menjadi obat yang menenangkan dan membahagiakan. Selamat mencoba. Semoga sukses. [bbn/dr. oka negara/psk]

    Penulis : Dokter Oka Negara

    Editor : Putra Setiawan


    TAGS : Seksologi Okanegara Bali



    Seksologi Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending Seksologi

    Berita Bali TV